Culture Shock, Adaptasi, dan Kondisi Perantau Sebagai Kelompok Minoritas

Authors

  • Della Danita Rahmi Universitas Bina Bangsa
  • Ahmad Jajang Jajuli Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Eti Fatmawati Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Faisal Yuda Pratama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bina Bangsa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53090/sellan.v2i2.1022

Keywords:

culture shock, adaptasi, dukungan sosial

Abstract

Budaya adalah bagian penting dalam kehidupan manusia yang membentuk cara pandang, kebiasaan, dan interaksi sosial seseorang. Namun, ketika seseorang berpindah ke wilayah dengan budaya yang berbeda, proses penyesuaian diri tidak selalu berjalan mudah. Artikel ini membahas fenomena culture shock dan adaptasi yang dialami oleh perantau asal Makassar yang tinggal di Pulau Jawa. Di tengah perbedaan bahasa, norma, dan kebiasaan sosial, perantau dihadapkan pada tantangan mental dan emosional yang nyata. Melalui studi kualitatif dan wawancara mendalam, artikel ini menggambarkan pengalaman pribadi perantau dalam menghadapi tekanan sosial dan upaya adaptasi yang dilakukan untuk bertahan di lingkungan baru. Dalam prosesnya, perantau berusaha menurunkan nada bicaranya, memahami budaya sopan santun setempat, serta tetap memegang teguh nilai-nilai seperti siri na pacce sebagai pegangan hidup. Perubahan perilaku, kemampuan bersosialisasi, hingga keterampilan kerja menjadi indikator keberhasilan adaptasi tersebut.Tidak hanya itu, artikel ini menyoroti pentingnya dukungan sosial dari keluarga, teman, dan masyarakat sekitar sebagai fondasi utama dalam menghadapi gegar budaya. Perasaan tidak sendiri dan adanya ‘someone to talk’ berperan besar dalam menjaga kesehatan mental dan motivasi perantau. Melalui cerita yang diangkat, artikel ini ingin memberi wawasan bahwa di balik kerasnya perjuangan merantau, ada proses pembentukan diri dan kekuatan adaptif yang luar biasa.

Kata Kunci: culture shock, adaptasi, perantau, minoritas, dukungan sosial

Downloads

Download data is not yet available.

References

Analisa Sosiologi, J., Sabariman, H., Dzatadini Wahyudi, F., Halimatus Sadiyah, S., & Fawas Ramadhan, M. (n.d.). 510 Hoiril Sabariman, dkk. RASIONALITAS DAN ADAPTASI SOSIAL (STUDI KASUS PENDUDUK MIGRAN DI PERDESAAN MADURA).

Ariyani, N. I. (2013). Komunitas 5 (1) (2013) : 26-37 STRATEGI ADAPTASI ORANG MINANG TERHADAP BAHASA, MAKANAN, DAN NORMA MASYARAKAT JAWA. http://journal.Unnes.ac.id/nju/index.php/komunitas

Devinta, M., Hidayah, N., Grendi, D., & Uny, H. (n.d.). Fenomena Culture Shock (Gegar Budaya) Pada Mahasiswa Perantauan di Yogyakarta 1 FENOMENA CULTURE SHOCK (GEGAR BUDAYA) PADA MAHASISWA PERANTAUAN DI YOGYAKARTA.

Dewi, M. P., & Setyanto, Y. (n.d.). Melyana Putricia Dewi, Yugih Setyanto: Gegar Budaya pada Mahasiswa Perantauan terhadap Lingkungan Sekitar Gegar Budaya pada Mahasiswa Perantauan terhadap Lingkungan Sekitar.

Fadhilah, A. N., Nur, M., Abdullah, A., Retsa, M., & Mujayapura, R. (2025). SABANA (Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara) PERAN INTERAKSI SOSIAL DALAM KESEJAHTERAAN MENTAL GEN Z: ANALISIS PENTINGNYA MEMILIKI “SOMEONE TO TALK.” 4(1), 117–122. https://doi.org/10.55123/sabana.v4i1.5001

Koentjaraningrat. (1990). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru.

Lewis, R. D., & Slade, A. (1994). Cross-Cultural Communication: A Visual Approach. European Journal of Literature, Language and Linguistics Studies, 4(1), 7.

Mahdar, M., Satyadharma, M., Susanti, N., & Karamani, D. D. (2024). Komunikasi petugas dalam peningkatan layanan perizinan berusaha berbasis risiko (Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara). Jurnal Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, 6(1), 1–8.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Nurhadi, Z. F., Mujianto, H., & Angeline, A. F. (2022). Komunikasi Antar Budaya pada Perantau dengan Masyarakat Lokal di Garut. Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(1), 29–41. https://doi.org/10.22236/komunika.v9i1.7495

Oriza, V. D., Nuraeni, R., & Imran, A. I. (2016). Proses Adaptasi Dalam Menghadapi "Culture Shock" (Studi Deskriptif Terhadap Mahasiswa Perantau di Universitas Telkom).

Parson, T. (1951). The Social System. Routledge.

Pebrian Diandra, F., Hapsari, A. T., & Santoso, B. (2024). Fenomena Culture Shock pada Mahasiswa Perantauan di Yogyakarta. JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial, 4(2), 557–565. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i2.1874

Nugroho, A., & Mareza, L. (n.d.). Perspektif, J., Jurnal, :, Sosiologi, K., Pendidikan, D., Culture Shock Mahasiswa Rantau Sebagai Kelompok Minoritas. 6, 2622–1748. https://doi.org/10.24036/perspektif.v6i2.789

Pratiknjo, M. H., & Sandiah, N. (2021). Strategi adaptasi mahasiswa perantauan asal Jakarta di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal Ilmu Sosial, 14(3).

Rasyid, H. AL, Chusairi, A., & Penelitian Psikologi dan Kesehatan, B. (2021). Hubungan antara Dukungan Sosial dan Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Universitas Airlangga. In Mental (BRPKM) (Vol. 1, Issue 2). http://e-journal.unair.ac.id/index.php/BRPKM

Rizqi, A., & Amalia, D. (2024). ADAPTATION OF MIGRANT TEENAGERS IN OVERCOMING CULTURE SHOCK BETWEEN JAVA AND MADURA (CASE STUDY OF STUDENTS WHO WORK AS BARISTAS IN BANGKALAN CITY) ADAPTASI REMAJA PERANTAU DALAM MENGATASI GEGAR BUDAYA ANTARA JAWA DAN MADURA (STUDI KASUS MAHASISWA YANG BEKERJA SEBAGAI BARISTA DI KOTA BANGKALAN) ARTICLE INFO ABSTRACT Correspondent. Journal of Social and Economics Research, 6(2). https://idm.or.id/JSER/index.

Sunarto, K. (2004). Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Zikri, Z. F. N., Mujianto, H., & Angeline, A. F. (2022). Komunikasi Antar Budaya Pada Perantau dengan Masyarakat Lokal di Garut. KOMUNIKA, 9(1), 29–41. https://doi.org/10.22236/komunika.v9i1.7495

Published

2025-07-27

How to Cite

Danita Rahmi, D., Jajuli, A. J., Fatmawati, E., & Pratama, F. Y. (2025). Culture Shock, Adaptasi, dan Kondisi Perantau Sebagai Kelompok Minoritas. SELLAN : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 2(2), 110–117. https://doi.org/10.53090/sellan.v2i2.1022

Issue

Section

Articles